Halaman

PropellerAds

Sabtu, 19 Januari 2019

Perjalanan Sejarah Ikan Guppy

Perjalanan Sejarah Ikan Guppy dan Asal Usulnya


    Ikan Guppy menjadi salah satu ikan hias primadona yang populer saat ini. Keindahan ikan, terutama yang jantan sanggup menghipnotis setiap mata yg melihatnya. Ikan guppy ini juga mampu membuat akuarium ataupun aquascape dalam rumah Anda semakin semarak. Namun tahukah Anda perjalanan sejarah dan asal usul ikan guppy hingga kini menjadi salah satu jenis ikan hias air tawar? Ikan hias mungil ini ternyata memiliki perjalanan sejarah yang lumayan panjang.
       
         Bahkan sejak abad 19 ketika ditemukan di daerah Vinezuela. Ikan berekor indah ini juga telah mengalami proses kawin silang hingga menghasilkan berbagai jenis ikan guppy yang indah dan kini kita kenal. Ingin lebih mengerti sejarah ikan guppy? Simak ulasannya berikut ini.

Negara Asal Ikan Guppy

       Ikan guppy pertama kali dikenal tahun 1859 oleh seorang ilmuwan asal Jerman bernama Wilhelm C.H. Peters. Ia mendapatkan ikan diantara berbagai ikan yang sengaja dikumpulkannya di daerah Venezuela. Karena melihat ciri-ciri tanda yang tak beraturan pada badan dan sirip ekor ikan tersebut, maka ia menyebutnya dengan nama Poecilia reticulata.

        Pada tahun 1886 ada orang spanyol bernama Filipii yang menemukan jenis ikan dengan ciri mirip ikan jenis Barbados. Ia menganggap ikan temuannya berbeda dengan jenis ikan yang ditemukan oleh Peters sebelumnya. Ia pun menamakan ikan temuannya dengan Lebistes poecilia.

        Sejak kapan ikan ini disebut sebagai ikan guppy? Pada tahun 1866, Dr. Robert Lechmere Guppy, ahli botani dari Inggris membawa pulang beberapa ikan unik yang didapatnya dari kepulauan Trinidad. Ikan-ikan itu diberikannya pada karibnya, Dr. Albert Guenther, yang kebetulan bekerja di British Museum. Dr. Albert Guenther mengira bahwa temannya itulah yang menemukan jenis ikan tersebut. Maka ia pun menyebut ikan hias itu dengan nama Girardinus guppyi. Akibat salah paham ini akhirnya ikan itu lebih populer dengan sebutan ikan guppy. Semua kalangan, baik pedagang dan penggemar ikan menyebutnya sebagai ikan guppy.

         Jenis ikan guppy mulai mengalami perkembangan positif mulai tahun 1909. Ketika itu rombongan pengumpul ikan untuk British Museum di bawah pimpinan J.A.M Vipan mulai mengadakan kawin-silang jenis ikan guppy. Ikan guppy dari Venezuela, Trinidad dan Barbados juga diuji coba dan ternyata ditemukan bahwa ketiganya adalah sejenis.

          Begitulah perjalanan sejarah dr ikan guppy di Venezuela. Tidak hanya di Venezuela, di Indonesia pun Ikan Guppy ini juga memiliki perjalanan sejarah juga lhooo!
Mari kita simak juga perjalanan sejarah Ikan Guppy di Indonesia.

Sejarah Ikan Guppy di Indonesia


        Akhirnya nama latin ikan ini kembali menjadi Poecilia reticulata. Meskipun telah berubah-ubah nama latin, namun ikan ini dalam berbagai kalangan tetap dikenal sebagai ikan guppy. Untuk Indonesia, ikan guppy pertama kali didatangkan sekitar tahun 1920. Bukan sebagai ikan hias namun sebagai pembasmi jentik nyamuk.

   Alasannya adalah karena mudahnya ikan guppy beradaptasi dengan berbagai jenis perairan. Namun ternyata “misi” itu kurang berhasil. Tetapi jenis ikan ini tetap berkembang biak secara bebas. Kini ikan guppy liar, yang bukan jenis ikan hias dikenal dengan nama ikan cetul, bungkreung (Sunda), ikan gepi (Betawi) dan gapi. 

          Ada juga yang menyebutnya ikan seribu. Dua orang peneliti bernama Dr. Herbert R. Axelrod dan Wilfred Whitern dalam bukunya, "Guppies" menjelaskan bahwa dari sepasang indukan ikan guppy saja, maka dalam setahun akan bisa berkembang menjadi 3000 ekor.

       Nah, jika keturunan ikan tersebut dikawinkan lagi, maka dalam setahun jumlahnya bisa saja sampai jutaan. Sehingga kini orang luar mulai menyebut ikan guppy sebagai "Million Fish" alias ikan sejuta, bukan cuma seribu.

          Ternyata ikan cetul yang biasa kita jumpai di parit-parit dan sungai kecil itu masih keluarga dengan ikan guppy yang jadi ikan hias terkenal ya....

Begitulah Perjalanan Panjang Sejarah dari Ikan Guppy dari Kota Asalnya Venezuela hingga sampai di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar